Itulah peredaran roda selalu berputar pada porosnya, tanpa lelah, letih, dan tak pernah mengeluh. Tertatih-tatih menuju tempat peristirahatan. Ibarat seorang anak membantu orang tuanya untuk menyelesaikan suatu pekerjaan yang harus selesai detik ini juga. Mau tak mau si anak akan tetap berjuang mengerahkan segala daya dan upaya demi seorang ibu dan bapak tersayang. Begitu juga dengan seorang ibu mengais rezeki demi si buah hati untuk mempertahankan hidup ia rela menjadi seorang pengemis di jalanan. oke para peserta belajar menulis gelombang 24, malam ini pertemuan kita bersama narasumber yang tidak asing lagi yaitu ibu Aam Nurhasanah, S. Pd dan Bapak Dail Ma'ruf sebagai moderator. Malam ini adalah pertemuan ke-5 akan memaparkan kisah perjalan ibu Aam Nurhasanah yang cantik, lembut suaranya, banyak prestasi, dan masih muda sudah banyak mendapatkan hasil. Saya jadi minder melihat kegigihan beliau apakah saya bisa atau mampu mengikuti jejak beliau. ...
Minggu pagi beres-beres rumah mulai dari ruang tengah terus ke dapur. Di samping rumah harus dibersihkan sehabis hujan malamnya. Rupanya ada buah jambu yang harus diperik. Buahnya menggiurkan walaupun satu yang telah pantas untuk dipetik. Subhanallah buahnya cantik bersih itulah kekuasaan Tuhan yang sayang sama manusia. Siapa yang mau berusaha menanam maka akan memetik juga hasilnya. Jambu biji adalah jambu yang disukai oleh anak-anak, ibu-ibu yang giginya masih utuh bisa menikmati ciptaan Tuhan. Di samping rumah ada jambu biji, sedangkan di depan ada sawo, mangga, dan lengkeng. Itu pun ditanam dalam pot saja. Lengkeng sudah dua kali berbuah. Menanam buah-buahan di pekarangan rumah merupakan kenikmatan tersendiri. Karena hobbi masing-masing kita berbeda. Ada yang suka bunga, suka memelihara bintang dan lain sebagainya. Tanamlah selagi ada kesempatan, akan menikmati hasilnya apabila saat sudah mendatangkan hasil. Tanam cabe rawit sekedar untuk makan sendiri bersama keluarga t...
Narasumber: Prof. Richartdus Eko Indrajit Moderator: Aam Nurhasanah, M. Pd Bagaimana caranya agar tembus Menulis Buku Mayor dalam Dua Minggu ? atau bagaimana tipsnya ? Pertanyaan ini langsung keluar dari pemikiran setelah melihat judul malam ini. Malam ini narasumbernya sangat spesial. Setelah membaca biografi narasumber, bapak ini seumuran ni dengan saya dalam hati. Dari grup yang ditayangkan begitu banyak buku yang telah ditulis. Selamat berjumpa dengan Bapak Prof. Richardus Eko Indrajit bersama Ibu Aam Nurhasanah, Malam ini sangat spesial bisa bertemu langsung dalam grup WA BM 24. Mudahan-mudahan virus menulis narasumber tertular pada peserta malam ini khususnya saya sendiri. Materi malam ini singkat dan jelas, sehingga termotivasi untuk ikut berpartisipasi sebagai penulis Februari Romantis bersama Prof. Ekoji. Beliau memb...
Komentar
Posting Komentar