Itulah peredaran roda selalu berputar pada porosnya, tanpa lelah, letih, dan tak pernah mengeluh. Tertatih-tatih menuju tempat peristirahatan. Ibarat seorang anak membantu orang tuanya untuk menyelesaikan suatu pekerjaan yang harus selesai detik ini juga. Mau tak mau si anak akan tetap berjuang mengerahkan segala daya dan upaya demi seorang ibu dan bapak tersayang. Begitu juga dengan seorang ibu mengais rezeki demi si buah hati untuk mempertahankan hidup ia rela menjadi seorang pengemis di jalanan. oke para peserta belajar menulis gelombang 24, malam ini pertemuan kita bersama narasumber yang tidak asing lagi yaitu ibu Aam Nurhasanah, S. Pd dan Bapak Dail Ma'ruf sebagai moderator. Malam ini adalah pertemuan ke-5 akan memaparkan kisah perjalan ibu Aam Nurhasanah yang cantik, lembut suaranya, banyak prestasi, dan masih muda sudah banyak mendapatkan hasil. Saya jadi minder melihat kegigihan beliau apakah saya bisa atau mampu mengikuti jejak beliau. ...
Komentar
Posting Komentar